• Pallesen Damgaard posted an update 3 months, 1 week ago

    SariAgri –  Upah nominal buruh tani pada April 2021 mengalami kenaikan cukup tipis dibanding bulan sebelumnya. Data tersebut didapatkan dari Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi Banten.

    Upah nominal buruh tani pada April 2021 naik dibandingkan bulan Maret 2021 sebesar Rp0,18 persen atau sebesar Rp66.481 per hari. Namun upah secara riil mengalami penurunan sebesar 0,32 persen.

    Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) Banten April 2021 sebesar 98,07 persen, turun sebesar 1,63 persen dibanding bulan sebelumnya yakni 99,69 persen. Penurunan terjadi di NTP subsektor, yakni NTP Tanaman Pangan yang turun sebesar 3,11 persen.

    Berita Pertanian Indonesia "Sementara NTP subsektor lainnya mengalami kenaikan, seperti NTP Holtikultura sebesar 0,18 persen, NTP tanaman perkebunan rakyat naik 2,58 persen, NTP peternakan naik 1,92 persen dan NTP perikanan naik 0,39 persen," kata Kepala BPS Banten Adhi Wirlana dalam siaran pers yang diterima SariAgri.

    Baca Juga: Curhat Para Petani Banten, Kerap Dapat Upah Panen Tak Layak Masuk 10 Besar Penghasil Beras Nasional, Banten Akan Perkuat Pertanian

    Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Banten April 2021 sebesar 97,96 persen atau turun 1,31 persen dari bulan sebelumnya.

    Rata-rata harga gabah di tingkat petani pada April dibandingkan keadaan Maret untuk Gabah Kering Giling (GKG) mengalami penurunan 6,36 persen, Gabah Kering Panen (GKP) mengalami penurunan sebesar 0,02 persen.

    Rata-rata harga gabah bulan April 2021 di tingkat Petani untuk kualitas GKG Rp4.065, GKP Rp3.823,- per kg. Lalu, harga rata-rata gabah di tingkat penggilingan juga mengalami penurunan.

    Untuk GKG mengalami penurunan harga 5,3 persen, atau menjadi Rp4.247 bulan April 2021 ini dari sebelumnya Rp4.484 pada bulan lalu.

    Sedangkan untuk GKP juga mengalami penurunan sebesar Rp0,4 persen, dengan harga Rp3.922 bulan April ini dari sebelumnya Rp3.938 pada bulan lalu.

    Video terkait: